July 24, 2012

Ketika kita didatangi masalah, apa yang secara spontan pertama kali kita lakukan? 
Secara umum sebagai manusia normal, pikiran kita akan gusar dan berusaha mencari solusi.

Berkaitan dengan ini, saya teringat sebuah khotbah di gereja tentang doa Habakuk di Habakuk 3. Satu ayat terakhir membuat saya penasaran, karena ika kita lihat dari terjemahan yang lain maka ada perbedaan istilah pada perumpamaan yang digunakan. Dalam salah satu terjemahan, istilah yang dipakai lebih spesifik dan justru mematangkan maknanya.

TB
3:19 ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. (Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi).

ESV
19 GOD, the Lord, is my strength; He makes my feet like the deer's; He makes me tread on my high places. To the choirmaster: with stringed instruments. ‬ ‪

KJV
19 The LORD God is my strength, and he will make my feet like hinds' feet, and he will make me to walk upon mine high places. To the chief singer on my stringed instruments.

Terjemahan KJV mempergunakan istilah hinds yang juga berarti rusa, lebih spesifik lagi, rusa merah betina. Karakteristik apa yang membedakan hinds dari rusa pada umumnya?
The hind is a female red deer whose home is the mountains. The rear feet of the hind step in precisely the same spot where the front feet have just been. Every motion of the hind is followed through with single-focused consistency, making it the most sure-footed of all mountain animals.
hinds on mountain - female red deer - mountain deer
hinds (female red deer)
Rusa merah (Hinds) tinggal di pegunungan dan kakinya punya desain dan mekanisme khusus yang memampukannya berpijak, berjalan, dan berlari di pegunungan dengan stabil. Sure-footed bisa kita terjemahkan sebagai kaki yang kokoh atau tidak mudah goyah. Jika melihat doa Habakuk tadi, menurut terjemahan ini Habakuk memberikan analogi yang lebih spesifik lagi dan memberi tahu kita bahwa Tuhan meneguhkan orang yang berdoa padanya, menjauhkannya dari keragu-raguan dan tidak mudah jatuh.

Tuhan tahu yang terbaik tetapi kedagingan kita sering menjerumuskan kita pada ketergantungan pada diri sendiri dan melupakan Tuhan. Tidak jarang, kesombongan ini membawa kita pada kekuatiran dan kegundahan tak berujung. Manusia menyombongkan dirinya dan berusaha mengontrol segala sesuatunya dengan menggunakan pikirannya tetapi Tuhan tahu yang terbaik dan itu tak selamanya sesuai dengan pikiran manusia. Berdoa, serahkan padaNya dan lakukan yang terbaik bagian kita. Be still in God's presence.

Hal menarik lainnya yang saya temukan adalah pada terjemahan bahasa Yunani. Ancient Greek Bible (ABPGRK) memberikan judul yang berbeda di bagian akhir ini (Hab 3:17-19). Terjemahan ESV memberinya judul 'Rejoices in the Lord'. Sedangkan Ancient Greek memberinya judul 'An Ode of Belief', sebuah sajak yang disampaikan dalam doa dan menyiratkan keyakinan. Doa Habakuk disampaikannya setelah sebelumnya ia komplain terhadap Tuhan akan ketidakadilan yang ia saksikan. Namun selanjutnya, kita melihat bahwa meskipun Habakuk komplain, ia tetap tahu, beriman dan menyatakan bahwa Tuhan adalah sumber kekuatan dan penuntunnya.


3:17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, 
3:18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. 


Terakhir,
Habakuk hanya menyebutkan hind (rusa merah betina) dan bukan stag atau hart (rusa merah jantan). Keduanya adalah spesies yang sama, tetapi Habakuk memakai istilah rusa merah betina. Seorang penelaah memberikan analisa dan observasinya mengenai hal ini. Penggunaan 'hind' didasari oleh kemungkinan kaki rusa merah betina lebih teguh dan stabil ketika menapak daripada kaki rusa merah yang jantan.

Jangan takut.
Ketika ragu, mari lihat kebenaran firmanNya dan ingat lagi kebesaranNya.

0 comment(s):

Post a Comment