June 2, 2012

Salah satu pengalaman menarik di awal kedatangan saya adalah mengunjungi peternakan terbesar dan termandiri di Thailand ini, bahkan se-Asia jika saya tidak salah. Farm Chokchai adalah peternakan yang luar biasa luasnya. Peternakan ini didirikan oleh Mr. Chokchai yang punya cita-cita menjadi seorang koboy seperti yang ada di barat sana. Keinginan dan perjuangan beliau yang begitu besar membuahkan hasil Farm Chokchai yang ada sekarang ini. Saat ini pekerjaannya dilanjutkan oleh anaknya. 

Yang inspiratif dari peternakan ini adalah seperti yang disebutkan di awal, peternakan mandiri. Hampir setiap keperluan peternakan ini di-supply dari dalam peternakan itu sendiri. Contohnya, pakan ternak dihasilkan dari rumput atau gandum yang juga ditanam di dalam peternakan. Bahkan, air untuk irigasi dan penyiraman berasal dan diolah dari lahan tersebut. Kendaraan yang digunakan juga menggunakan biodiesel yang dihasilkan dari olahan buangan ternak maupun hasil taninya. Ini benar-benar peternakan yang luar biasa.

coba tebak, ini steak apa? :d
Selain sebagai peternakan, keunikannya membuat peternakan ini menarik wisatawan maupun praktisi yang ingin menikmati atau belajar dari manajemennya yang baik. Paket tur wisata dan berbagai fasilitas/hiburan yang menarik tidak lupa disediakan di sini. Ada tempat untuk camping juga. Uniknya, di dalam tendanya ada AC dan ada tempat tidur empuk juga. hahaha.. Salah satu tempat menarik lainnya adalah restorannya. :p Makanannya alami diproses dari hasil peternakan ini yang mana menjamin kesegaran maupun cita rasanya. hehe. Setiap mahasiswa yang ikut dalam perjalanan ini diberikan pilihan steak masing-masing. Dan saya memilih Ini... 
Maknyuss!!

Perjalanan ke Farm Chokchai adalah bagian dari study trip untuk mahasiswa Internasional. Oleh karena itu, biayanya sudah ditanggung oleh kampus semua. Tugas kami hanya menikmati. hehe. Kami mengikuti paket tur wisata yang disediakan. Pada dasarnya wisata yang ditawarkan adalah pengajaran mengenai manajemen peternakan yang baik. Setelah makan siang yang enak tadi, tur kami mulai. Dengan trailer ala western zaman dahulu (bedanya sekarang pakai mesin diesel hehe), kami memulai tur. Yap, ini saya. Jangan hiraukan ninja yang sedang ingin loncat di belakang saya. haha..

saya
trailer penumpang
Tempat pertama yang dikunjungi adalah meja registrasi ulang. hahaha. Setelah itu, kami mulai dengan sejarah. Sejarahnya sudah saya rangkum sedikit saja di awal tadi. hehe. Perjalanan pertama adalah menyaksikan demo bagaimana sapi dibiakkan. Tidak heran sih Farm Chokchai ini luar biasa, manajemen dan pengendalian ternaknya ternyata juga bagus.

koboy baju merah : guide

Untuk kita yang sudah pernah mengunjungi peternakan, kita pasti tahu bagaimana caranya sapi-sapi ini dikontrol beranak. hehe. Saya baru tahu ternyata sapi hampir sama seperti manusia, punya waktu-waktu tersendiri lagi on-fire untuk buat anak. haha. Untuk menyikapi timing yang tidak bisa dipastikan itu, mereka mengambil sperma jantan dengan menggunakan benda simulasi berbentuk sapi betina. Tidak saya foto, karena demonya dalam video. hehe. Spermanya diambil, dicek ke-tokcer-annya kemudian disimpan untuk digunakan nantinya. Dengan begini, betina bisa kapan saja dibuahi semaunya peternak.

demo sapi

Tempat selanjutnya adalah pengolahan susu. Oleh karena ini pada dasarnya adalah peternakan sapi, susu adalah komoditas besar yang dihasilkan. Dari susu ini kemudian dihasilkan berbagai macam produk seperti Yoghurt, es krim dll.

pusat perah

sapi siap perah

Lihatlah sapi-sapi di atas siap disedot susunya dengan mesin hingga berliter-liter. Oleh karena menggunakan mesin, prosesnya berlangsung sangat cepat dan efektif. Selanjutnya kami bertolak mengelilingi sebagian kecil peternakan ini. Sembari mendengar penjelasan dari guide, lumayanlah bisa menikmati pemandangan hijau yang asri dan luas.

Pemberhentian selanjutnya bukan tentang peternakan tetapi tentang budaya. Budaya apa? Budaya koboy. Namun, sebelum menyaksikan pertunjukkan, kami harus menunggu giliran beberapa lama di tempat bermain. haha. Ini beberapa orang teman yang sedang main.

1 Indonesia, 3 Filipino (yang mana yang indo?)

Seperti dituliskan sebelumnya, pak Chokchai sangat menyukai koboy dan bercita-cita menjadi koboy. Oleh karena itu, pertunjukkan koboy adalah salah satu bagian dari tur ini. Tidak banyak yang bisa saya ambil gambar karena keterbatasan cahaya, tempat duduk yang tidak kondusif dan kamera yang tidak sanggup mengambil gambar dengan baik. haha. Namun, saya berhasil mengambil pose salah satu koboynya dari dekat.

hello sheriff

Tempat terakhir adalah sebuah tempat pertunjukkan hewan yang dibesarkan di peternakan ini. Banyak hewan mulai dari anjing, kucing, burung, rusa dan lainnya. Pertunjukkannya cukup menghibur dan binatangnya juga luar biasa pintar. Ada yang bahkan sudah terlatih melakukan operasi matematika untuk berhitung hingga angka puluhan.

lassie atau hachiko atau bukan keduanya? hehe

anak-anak rusa

keturunan bugs bunny
 Gambar telat... :p Ini dia pusat pengolahan bahan bakarnya.
biodiesel plant

Suatu pengalaman baru yang menyenangkan. Banyak dapat pengetahuan baru yang belum saya bagikan di sini. hehe.
Tidak sabar ikutan study trip selanjutnya. :)

0 comment(s):

Post a Comment