June 28, 2012

jangan membuang sampah sembarang
no littering
Saya memang baru sebulan di kota Bangkok, Thailand ini. Namun, saya sering membandingkan apa yang saya alami di sini dengan di Bandung tempat saya tinggal selama 5 tahun dan di Medan, Indonesia tempat saya tinggal selama kurang lebih 17 tahun. Setidaknya saya ingin membagikan pengalaman tentang tempat-tempat yang sudah saya lewati setiap harinya. Salah satu fenomena yang saya perhatikan adalah perihal membuang sampah.

Di Bandung dan Medan kurang lebih sama. Fasilitas membuang sampah menurut saya sudah lumayan dibandingkan di sini. Tong sampah ada di mana-mana dan tidak jarang ada bak sampah milik rumah orang di pinggir jalan. Jadi, banyak alternatif untuk membuang sampah dan seharusnya keberadaan tong sampah bukan menjadi alasan. Malah kita harus malu jika kita tidak membuang sampah pada tempatnya karena tong sampah sudah ada dimana-mana. Di jalanan kota, tong sampah boleh dikatakan selalu ada di pinggir trotoar. Tidak hanya di tempat-tempat yang ramai pejalan kaki dan warung tetapi juga di tempat-tempat yang bahkan kurang dilalui pejalan kaki.

Dari pengamatan saya selama kurun waktu yang singkat ini, di jalanan yang saya lalui setiap harinya di sini boleh dikatakan hampir tidak ada tong sampah seperti di Indonesia. Tidak ada tong sampah setiap beberapa satuan meter. Jangankan tong sampah organik/anorganik, sekedar tong saja tidak ada. Tong sampah ada di kantin, pusat perbelanjaan, di dalam gedung, pusat makanan, dan lain sebagainya yang serupa. Cara lainnya menemukan tong sampah adalah menemukan minimarket. Dimana ada minimarket, biasanya ada tong sampah. Susah bah mencari tong sampah saja. Namun, menariknya tidak ada sampah yang berserakan di jalan, seperti botol, kertas, plastik, bekas makanan dan lain-lain yang tidak jarang sebenarnya saya temukan di jalanan kota Bandung ataupun Medan. Hmm, ini membuat saya bertanya-tanya. Tidak tersedia tong sampah, tetapi mengapa bisa tidak ada sampah yang dibuang sembarangan ya? Bungkusan besar plastic bag memang banyak terlihat ketika malam tiba tetapi setiap paginya sudah diangkat oleh truk sampah.

Saya mulai berpikir sepertinya kebanyakan kita (pengalaman saya di Bandung dan Medan) masih kurang peduli dengan kebersihan ini. Membuang sampah sembarangan sangat lumrah bahkan meskipun ada tong sampah di dekat kita. Saya sering menahan sampah yang di tangan saya selama beberapa lama sampai saya menemukan tong sampah dan hal itu tidak bertahan lama karena saya bisa segera menemukan tong sampah. Di sini, saya pernah membeli minuman di jalan dan berjalan sampai rumah. Pada akhirnya, botol ini saya buang di tong sampah rumah. hahahaha.. Saya tidak menemukan tong sampah di pinggir jalanan yang saya lintasi.

Budaya membuang sampah pada tempatnya harus semakin kita tanamkan dalam pikiran kita. Teman saya menggunakan istilah, "Mari kita lakukan hal yang baik secara berjamaah. Jangan hanya hal yang jelek saja bisa kita lakukan dengan berjamaah bahkan terorganisir." hehe.

1 comment(s):

  1. budayakan membuang sampah pada tempatnya...

    ReplyDelete