March 7, 2012

sisa makanan
Pernahkah kamu mengatakan atau mendengar hal sejenis ini:
"Siapa lagi yang mau? Ada sisa nih makanannya."

Ada yang aneh dengan kalimat di atas?
Saya sendiri merasa kalimat di atas tidak aneh tetapi hanya sedikit kurang elok diperdengarkan. :p

Ketidakelokan yang terjadi ada pada kata 'sisa'. Kita sedang berbicara mengenai makanan dan kata 'sisa' berdasarkan KBBI berarti 'yang tertinggal' atau 'lebihan'. Namun, kekurangan kata 'sisa' yang membuat saya merasa kata tersebut kurang elok pada kalimat di atas adalah bahwa kata 'sisa' memiliki konotasi yang sedikit negatif. Saya pribadi membayangkan sesuatu yang merupakan sisa sebagai sesuatu yang tertinggal dari apa yang telah dipergunakan atau dimanfaatkan atau dimakan.

Ketika kita menawarkan makanan yang berlebih kepada teman dengan menggunakan kata sisa, menurut saya kurang enak didengar karena seakan-akan kita memberikan sesuatu yang tertinggal dari apa yang telah kita makan. Ilustrasi kasarnya, kita punya sepiring nasi. Kita makan dengan menggunakan tangan. Oleh karena kita tidak dapat menghabiskannya, kita menawarkannya kepada orang lain. Bekas tangan kita ada di sana. Nah, itulah yang saya maksud dengan penggunaan kata 'sisa'. Oleh karena itu, saya lebih menyukai dan cenderung menyarankan menggunakan kata 'berlebih' untuk menggantikan kata 'sisa' ini di berbagai penggunaan pada kalimat.

Bisa dicoba, bukankah lebih elok didengar?
*atau cuma perasaan saya saja yah.. hehe..*

"Halo teman, ini ada makanan sisa dari kondangan tadi."
bandingkan dengan
"Halo teman, ini ada makanan berlebih dari kondangan tadi."

Rasakan bedanya. :)

Mungkin dirasa tidak terlalu penting untuk dibahas tetapi tetap patut dijaga. :)

0 comment(s):

Post a Comment