September 21, 2011

Tadi pagi sewaktu saya mengecek halaman Facebook, saya melihat status seorang dosen saya :
Selamat pagi Pak X, saya dari PT..... mau menawarkan peluang bisnis dengan... 'click'.. maaf sambungan anda terputus [ganggu saja]
Alasan pak dosen saya ini adalah sudah berkali-kali ditawarin dan sejauh ini tidak pernah tertarik. Hmmm... tadi pagi serasa biasa saja dan sayapun mungkin akan melakukan hal yang sama jika terjadi pada saya. hehe. Kadang memang bisa merasa terganggu.

Malamnya baru terasa tidak biasa. Sewaktu saya sedang menonton video yang berisi kendaraan dan orang lalu lalang saja +_+ , saya tiba-tiba berpikir. Mungkin apa yang dilakukan pak dosen adalah cara yang paling jitu dan seharusnya dilakukan jika kita melihatnya seperti ketika berhadapan dengan godaan hal jahat. Godaan hal jahat, yah seperti biasa akan berakhir pada dosa. Sering kali godaan dosa itu datang dengan 'mulut' manis dan rayuan maut. Tidak jarang kita sebagai manusia yang lemah akan jatuh di dalamnya. Namun, bagaimana jika setiap kali belum juga rasa manis dan rayuan itu sampai di kepala kita, kita berkata dalam hati: " 'Click' Maaf sambungan anda terputus [ganggu saja]". Hmmm, kemungkinan untuk jatuh dalam dosa pastinya hilang. hehe.

Salah satu kesalahan yang kita manusia kerjakan ketika berhadapan dengan godaan dosa adalah KOMPROMI. Kita sering kali suka berpikir "skali ini mungkin tidak apa-apa ya", "ah, sebentar doang", "ah sedikit doang", "mumpung ga ada yang liat" dll. Pikiran-pikiran semacam itu yang kita tak bisa pungkiri disebut dengan kompromi. Padahal, berhadapan dengan godaan dosa itu tak bisa dengan kompromi. Pasti jatuh dan jatuh lagi nantinya. Oleh karena itu, memang cara terbaik adalah menghilangkan ide untuk berkompromi itu sendiri dalam pikiran kita. Sebelum terpikir untuk mencontek, katakan tidak dalam hati dan belajarlah hari-hari sebelum ujiannya. Ketika terpikir untuk mencontek, segera alihkan pikiran dan katakan 'maaf sambungan anda terputus' :). Ketika dihadapkan untuk berkorupsi, hilangkan pikiran untuk berkompromi 'sekali ini mungkin tak apa2 ya' dan segera putuskan sambungan dengan godaan itu 'CLICK'. :)

Peribahasa klasik mengatakan "Jangan bermain-main dengan api". Ya, benar. Dosa itu ibarat apinya dan orang yang bermain-main dengan dosa hanya akan mencelakakan dirinya sendiri.
Soli deo Gloria. Gbu

0 comment(s):

Post a Comment