August 17, 2011

baby praying in sleep

Terukir jelas dengan tinta maya pada sebuah lembaran yang berjaring. Ditemukan dalam keadaan lusuh setelah melintasi berbagai ombak lautan kasatmata. Sebuah doa untuk Indonesia melalui sebuah malam refleksi diri.



Tuhan.
Terima kasih atas segala hal baik yang telah Engkau perbuat bagi negri kami, Indonesia.
Begitu banyak hal luar biasa yang Engkau pakai untuk menjaga negri ini.
Penyertaanmu yang sempurna tak pernah mengecewakannya.
Syukur kami panjatkan bagiMu yang tak pernah lelah memelihara negri ini.

Tuhan.
Ampunilah kami sebab kami orang-orang berdosa.
Ampunilah kami sebab seringkali kami tidak menghargai kasih dan penyertaanmu akan negri ini.
Ampuni kami karena kami tidak mengetahui tujuan kami ditempatkan di negri ini.
Ampuni kami karena berusahapun kami tak mau.

Tuhan.
Untuk sebuah tujuan mulia, Engkau menempatkan kami satu persatu di negri ini.
Untuk sebuah tujuan mulia, Engkau memperlengkapi kami dengan berbagai kemampuan
Hanya dengan pertolongan dan kehendakMu lah, kami dapat memakai kemampuan itu dan menunaikan peran kami di negri ini.

Tuhan.
Kiranya pimpinlah kami satu persatu melakukan peran kami di negri ini.
Setiap harinya, ajar kami untuk mengasah kemampuan kami.
Setiap jamnya, ajar kami untuk melakukan apa yang kami bisa untuk negri ini.
Setiap detiknya, ajar kami tetap berserah padaMu.

Tuhan.
Sampai saatnya tiba Engkau memulihkan kembali negri ini, biarkanlah kami tetap setia
memanjatkan doa dan berbuat yang terbaik yang kami bisa untuk negri ini.
Sampai saatnya tiba Engkau memulihkan kembali negri ini, peliharalah dan jauhkanlah hati ini dari ego dan keacuhan yang meradang.
Di tengah kekecewaan dan keputusasaan orang-orang, mampukan kami menjadi pribadi yang
memberi harapan nyata.

Demi kemuliaanMu, kami serahkan negri ini ke dalam perlindungan tanganMu.
Terpujilah Engkau Yang mencipta langit dan bumi.
Terima kasih Tuhan.
Amin.


Dirgahayu Republik Indonesia ke-66.
17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2011
Kado terbaik apa yang telah kuberikan sepanjang perjalan setahun ini?
Setidaknya lebih baikkah dari tahun kemarin.

hut RI 66 versi KDRI

pic: scenicreflections.com & kdri.web.id

1 comment(s):