July 25, 2011

an invisible sign
Sebagai makhluk sosial, masing-masing dari kita pastinya saling membutuhkan dengan manusia lainnya. Ngobrol, jalan-jalan bersama, makan bersama dan kegiatan bersama lainnya merupakan aktifitas yang harus kita miliki. Tanpa aktifitas seperti itu, hidup kita manusia menjadi tidak sehat. Banyak hal yang baik dan menyenangkan yang kita temukan. Namun, kehidupan sosial tentunya tidak sesederhana itu. Selain masa-masa yang menyenangkan, ada kalanya muncul masa-masa yang tidak menyenangkan. Pertengkaran adalah kata yang paling populer dalam hal ini. :)

Pertengkaran biasanya muncul karena apa ya?
hmmm... Dari pengalaman saya sendiri, pertengkaran muncul akibat adanya pendapat yang bertentangan, kurangnya perasaan saling mengerti dan terakhir, kepercayaan. Ada lagi? Saya hanya terpikir ketiga hal ini. Di antara ketiganya, hanya satu yang sangat mengganggu saya. PERASAAN SALING MENGERTI. Bagi saya, sulit sekali untuk mengerti orang lain. Hal tersulit adalah ketika kita harus mengerti kapan seseorang sedang senang, sedih, marah, kesal, bingung dll. Sering sekali saya bertengkar kecil dengan teman hanya karena saya salah menempatkan diri dengan mood-nya. Wah, benar-benar susah. Kata orang, mungkin itu karena diri kita juga susah dimengerti orang lain atau juga mungkin karena kita kurang peduli terhadap orang lain. Yah, mudah-mudahan saya bukan yang kedua. +_+

Sebuah film baru-baru ini yang dibintangi Jessica Alba, An Invisible Sign (2010) terlihat sangat menarik bagi saya. Seorang karakter di dalamnya bernama Mr. Jones. Bapak ini unik. Dia setiap harinya menggunakan kalung dan benda yang tergantung di kalungnya adalah angka-angka. Angka ini setiap harinya, setiap jam-nya bahkan setiap menitnya bisa berubah. Coba tebak kenapa? Ternyata angka-angka itu menunjukkan mood sang bapak. Angka tersebut memiliki range 0-50 yang berarti semakin besar, semakin bagus mood sang bapak. Lucu ya.. :) Jika semua orang seperti bapak ini, menunjukkan tanda yang bisa saya lihat maka betapa bahagianya saya. Hahahaha... :D Namun, mungkin memang itu yang sedang diajarkan melalui kehidupan bersosial. Mampukah kita mengerti orang-orang di sekitar kita?

"It's never an invisible sign. We just let our eyes not opened enough."

0 comment(s):

Post a Comment