July 18, 2011

cyber security
Akun E-mail dan berbagai social network terutama Facebook merupakan akun yang hampir setiap orang miliki. Akun ini seakan menjadi kebutuhan setiap harinya. Ironisnya, akun ini pula yang sering mengalami 'hacking'. Yah, paling tidak sebagian besar orang menyebutnya seperti itu meskipun hal tersebut bukanlah hacking. Hal tersebut lebih mengarah kepada kebocoran kata sandi (password).

Pada umumnya, dicurinya atau ditembusnya profil seseorang diakibatkan oleh kelalaian. Masalah utamanya terletak pada 3 hal penting.
1. Password yang terlalu lemah
Kata sandi memang sesuatu yang penting tetapi biasanya secara tidak sengaja terlupakan oleh pemilik akun. Oleh karena itu umumnya orang-orang akan membuat kata sandi yang sangat sederhana dan biasanya mengarah pada hal-hal yang dekat dengan dirinya. Hal itu memang memberikan kemudahan bagi pemiliki akun. Namun, tidak hanya bagi pemilik akun tetapi juga orang-orang iseng yang suka trial 'n error hanya untuk kesenangan semata.

2. Password E-mail dan E-mail alternatif yang terlalu lemah
Sama halnya dengan poin pertama, hal ini sering terjadi. Dengan fasilitas forget password di akun social network, pelaku iseng dapat menggunakan e-mail kita untuk mengganti kata sandi akunnya.

3. Pertanyaan keamanan yang dapat diketahui orang lain
Banyak orang menganggap kata sandi jauh lebih penting daripada pertanyaan keamanan padahal justru dengan menjawab pertanyaan keamanan , orang lain dapat menjebol akun kita. Tidak sedikit orang yang mengisi pertanyaan keamanan dengan pertanyaan yang sederhana dan bisa dijawab oleh orang lain. Pertanyaan keamanan seharusnya hanya bisa dijawab oleh kita dan penting untuk dicatat karena setiap hurufnya harus sama dengan ketika kita pertama kali memasukkan jawabannya.

Dari berbagai pengalaman saya melihat teman-teman maupun kejadian di internet, ketiga hal di atas adalah yang paling sering menjadi penyebab kebocoran akun. Pada level social network, kebocoran akun tidak terlalu menjadi masalah. Namun, ketika berada di level E-mail, paypal, virtual credit card dan lain sebagainya, kebocoran akun adalah suatu hal yang menjadi malapetaka. Oleh karena itu menurut saya, ada beberapa tips yang bisa kita lakukan.
a)Menggunakan kata sandi yang lumayan kompleks
Kata-kata nasihat yang muncul sewaktu kita membuat akun jejaring itu benar-benar serius. (eg:"kata sandi minimal 6-14 dan menggunakan kombinasi huruf dan angka")
Kombinasi huruf dan angka akan menambah jumlah kemungkinan sehingga trial 'n error hampir dikatakan tak berguna.

b)Tidak menggunakan satu kata sandi untuk berbagai akun
Hal seperti ini sangat membahayakan. Oleh karena itu, usahakanlah menggunakan berbagai kombinasi kata sandi dan jangan lupa dicatat. hehe. :p

c)Pertanyaan keamanan yang benar-benar rahasia
Kasarnya, gunakan pertanyaan keamanan dan jawaban yang benar-benar rahasia pribadi anda sehingga tidak ada orang lain yang tahu bahkan orang dekat anda.


d)Aktifkan HTTPS (secure mode) jika menggunakan facebook.
Mode ini dapat diaktifkan melalui Account Setting -> Acount Security.
Setidaknya mode ini dapat mencegah beberapa infiltrasi yang dilakukan orang-orang 'iseng'.

e)Cek keberadaan keyloger dan jangan lupa clear history
Keyloger ini bisa menyimpan apa saja yang kita ketik dari keyboard. Oleh karena itu, ceklah dahulu ada atau tidaknya keyloger pada komputer yang anda pakai. Umumnya ini terjadi di warnet. Kelupaan log-out bisa dicegah dengan selalu menekan CTRL+SHIFT+Del setiap kali berakhir menggunakan browser.

Sekian saran dari saya. Jika ada saran yang lebih membantu lagi maka tulisan ini akan saya perbaharui.

Semoga Berguna.
Gb :)

pic: criminaljustice.careeredublogs.com

0 comment(s):

Post a Comment