May 28, 2011

indah dewi pertiwi
Industri musik Indonesia kembali kedatangan bakat anak negrinya yang luar biasa. Indah Dewi Pertiwi berhasil menaruh sengatnya di hati civitas musika Indonesia. Duetnya dengan Sandy Sandoro dan lagunya berjudul Hipnotis adalah dua amunisi ledakan terbesarnya sampai saat ini. Eksistensinya bahkan tak diragukan lagi setelah ia berhasil memperoleh penghargaan Penyanyi Pendatang Baru Solo Terbaik di ajang SCTV Music Awards.
Totalitas dan daya juang yang tinggi jelas terlihat dari penyanyi kelahiran Bogor 20 tahun silam ini. Terlihat dari satu lagi gebrakannya yakni dengan meluncurkan sebuah video clip yang konon mencapai biaya 2 milyar rupiah. Dengan disutradarai Anggy Umbara, sebuah video clip untuk lagu hipnotisnya berhasil diluncurkannya. Tidak tanggung-tanggung, video klip berdurasi 8 menit ini ditangani oleh 3 studio yang berpengalaman di bidang animasi, yakni Dedy Syam (Robot Transformation), Render Post Studio (Liquid) dan Gepeto Studio (Twister & Air Bah).

Totalitas pembuatan video clip ini tentunya mengundang decak kagum para pecinta musik tanah air sekaligus member warna baru dalam industri kreatif seperti ini. Saya akan mencoba memberikan ulasan sederhana mengenai apa yang saya dapatkan dari video ini.
Hal yang paling pertama sekali terkesan dari kacamata setiap orang adalah video clip-nya sangat panjang. Bahkan untuk sebuah intro scene, mencapai kurang lebih 2 menit (0:20 – 2:20). Sebuah waktu yang sangat lama untuk ukuran rata-rata yang hampir tidak mencapai 1 menit untuk sebuah intro. Namun, itulah pandangan ketika melihatnya pertama sekali. Ketika kita memainkannya lebih lanjut maka kita akan menemukan alasan di balik durasi tersebut.
Sebelum berlanjut ke bagian luar biasa dari video ini, saya ingin kita mencermati frame 0:18 – 0:20. Saya pribadi melihat ini sebagai sebuah blunder sederhana. Saya melihatnya seperti video yang sedang lag atau lupa kepotong. Meskipun flow-nya sedikit tersendat, tidak terlalu masalah lah dibandingkan dengan ke berikutnya.
Saya ingin kita melihat ada 3 animasi luar biasa yang ada di video ini, yakni:
  • Transformasi robot -> manusia
  • Makhluk Cairan
  • Topan dan Air Bah
Ketiganya tidak akan anda temukan di video clip manapun di Indonesia bahkan film sekalipun. Jika melihat industri perfilman luar negri, maka animasi seperti ini sudah biasa di sana. Di Indonesia mungkin masih tabu. Namun, suatu hal yang berwarna ketika hal seperti ini bisa diaplikasikan ke dalam sebuah clip.
Animasi berikutnya yang menunjukkan keistimewaan video clip ini adalah entrance text di intro scene. Kesan futuristik begitu kental dirasakan lewat teks tersebut. Dan kombinasinya dengan posisi IDP di awal membuat saya teringat akan game Dino Crisis ataupun permainan-permainan PC yang lainnya. Jika memang seni futuristik yang dijadikan tujuan penyampaian, maka saya rasa tujuannya tercapai. :D Ditambah lagi dengan pemandangan yang gambarnya diambil dengan helikopter sangat menekan kebosanan yang akan timbul karena panjangnya intro scene. Bahkan gambar pemandangan itu menambah rasa penasaran untuk melihat isinya selanjutnya.
Sayangnya dibalik keistimewaan yang tak habisnya dari video clip ini, tentunya ada hal-hal yang mengundang kontra di hati pengamat. Sebagai contoh, menit ke 3:40 – 4:54. Saya pribadi tak mengerti maksud dan tujuan bagian itu dimuat apa. Menurut saya penambahan di bagian itu mubazir. Adegan itu hanya berisi tarian yang bahkan backsound-nya bukan lagu hipnotis. Jika dipotong langsung ke 4:54 dengan ditambahkan adegan teleportasi sebelumnya maka akan bisa lebih baik. Satu lagi yang mengganjal hati saya, lebih baik adegan teleportasi tidak menunjukkan 2 sosok IDP. Perhatikan adegan teleportasi dari lokasi adegan robot ke lokasi adegan tari hiphop. Mengapa ada 2 IDP di sana? Saya juga kurang mengerti mengapa jadi ada konsep clon/ duplicate di sana. Just wondering. :)
Pesan dari video clip-nya tersampaikan dengan baik,VIDEO-nya. Saya mencoba menontonnya tanpa suara dan saya jelas sekali mengerti apa yang disiratkan adegan-adegannya. Namun ketika saya menonton dan mendengarnya sekaligus, saya tidak bisa menemukan adanya kecocokan antara lagu dan video-nya. :( Ini merupakan salah satu dari sedikit kekurangan video clip ini. Keduanya, baik lagu maupun video clip-nya adalah karya yang sangat bagus tetapi sayangnya ketika keduanya digabungkan, nilai implisitnya menurun. Bagi saya pribadi, video clip membantu penonton menghayati dan mengerti makna lagu yang dinyanyikan. Terdapat perbedaan yang signifikan ketika menampilkan akustikal saja dan akustikal+visual. Oleh karena itu, musisi biasanya membuat video clip untuk menunjang lagunya.
Terakhir, hal yang unik dan menurut saya sangat baik dikelola oleh Anggy Umbara adalah alur dan plot ceritanya. Perhatikan baik-baik. Video clip ini diawali dengan keindahan yang luar biasa dan diakhiri dengan konklusi yang luar biasa pula yakni kehancuran. Dari keindahan ke kehancuran, kehancuran yang diakibatkan oleh ulah manusia. Jadi, video clip ini benar-benar tertata rapi alurnya dan plot-nya. Hal ini cukup membuat saya kagum menyaksikannya. Tagline yang diusung di akhir video clip juga memberikan sebuah gagasan dan trigger bagi orang yang menontonnya untuk berpikir ulang jika ingin merusak lingkungan. Bravo untuk hal ini. :D
Hanya demikian yang dapat saya ulas tentang video clip ini. Overall patut diacungi jempol, untuk totalitas, ide dan kreatfitasnya. :)
Maju terus industri musik tanah air Indonesia. ^_^

0 comment(s):

Post a Comment