December 21, 2010

 life123.com
Saya suka sekali menonton film drama, aksi dan yang bertema puzzle produksi barat sana. Ada satu kebiasaan yang saya rasa adalah suatu kebiasaan yang cukup baik. Mereka suka memuji orang lain dan hal itu tidak dianggap tabu. Tidak hanya di film, saya pernah berinteraksi dengan orang barat dan memang benar seperti itu tabiatnya. Ketika mendapati temannya yang tampil menawan pada hari tertentu, maka umumnya pujian akan dilontarkan teman-temannya bahkan yang berlawanan jenis sekalipun.


Apa yang saya lihat dan rasakan di Indonesia adalah suatu hal yang berbeda. Saya mengambil pengalaman saya pribadi agar tidak menjadi pendapat yang mengada-ngada saja. :) Saya adalah orang yang mudah kagum akan penampilan fisik seseorang. Ketika seseorang itu cantik maka saya akan langsung berkata dia cantik. Ketika seseorang tampan , saya akan berkata dia tampan. Ketika saya merasa senyumnya menawan, saya berkata demikian. Namun, dalam keseharian, sulit bagi saya untuk mengungkapkan hal-hal ini kepada teman-teman saya terutama yang berlawanan jenis. Ketika saya berkata kepada teman tentang pendapat saya mengenai seorang gadis itu tampil cantik atau memiliki senyum yang enak diihat, maka yang menjadi respon adalah cenderung mengira saya suka dengan gadis itu. Respon seperti inilah yang membuat saya berpikir mengapa hal memberi pujian ini dianggap tabu?

Apa yang salah dengan memuji?! Bukankah semua orang senang dipuji.

Menurut saya, ketika kita memberikan pujian kepada orang lain, itu menandakan kita peduli padanya dan tidak hanya itu, kita baru saja menjadikan harinya indah. Apa yang salah atau aneh dari itu? Alangkah bahagianya bisa membuat hari orang lain menjadi lebih berbahagia. :)

Tidak sebaliknya, menerima pujian juga merupakan hal yang sering dihindari oleh masyarakat kita. Ketika diberi pujian, yang menjadi respon adalah "ah, tidak... Bukan begitu." Tujuan berkata seperti itu memang untuk menghindari respon yang terkesan sombong. Namun, terkadang respon seperti itu malah membuat kita rendah diri sehingga dapat kehilangan kepercayaan diri. Hal ini merupakan fakta yang terjadi dan kita lalui di keseharian. Saya sendiri pernah memiliki teman yang menjadi kurang percaya diri karena segan jika diberi pujian. :(
Alangkah lebih baik ketika pujian itu dibalas dengan kata sederhana, "Terima Kasih". Kata ini sudah cukup menghargai pujian tersebut dan meningkatkan kepercayaan diri kita. :)

Yang ingin saya bagikan di sini adalah mengapa begitu banyak budaya dari luar Indonesia, yang tidak baik semakin lama semakin mengkontaminasi keseharian kita sedangkan budaya yang saya rasa cukup baik ini malah masih dianggap tabu sampai hari ini.

Tidak ada yang salah dari memberi pujian. Yah, selama pujian itu memang tulus dan bukan merupakan sindiran. hehe.
Mari belajar mengungkapkan pujian kita kepada teman-teman kita dan mari juga belajar menerima pujian itu.
Saya sendiri masih membiasakan diri baik memberi maupun menerimanya.

0 comment(s):

Post a Comment