November 24, 2010


I'm not writting in English again this time. but, still you can use the translator on the right panel to read this in english. :)



Siapa dari antara kita di dunia yang tidak pernah mengalami kejatuhan mental atau pergumulan yang berat dalam batin. :( Tidak pernah ada. Setiap manusia pasti punya saat dimana dia akan sangat ceria dan dimana dia akan sangat murung karena sedang mengalami masalah. Yang membedakannya adalah cara setiap orang menyikapinya. Pada kasus saya, saya adalah orang yang sangat memendam masalah dan mudah dikontrol perasaan.

Ketika saya ditimpa atau sedang berpikiran dan beban berat, umumnya saya akan menjadi orang yang sangat pendiam. Murung sih tidak, tetapi intensitas berbicara saya akan sangat berkurang drastis. Ketika orang mengajak saya untuk berbicara, biasanya saya hanya akan menjawab dengan kata-kata yang pendek-pendek. Terkadang, itu bisa membuat orang lain sedikit kesal dengan saya. Apakah ada dari teman-teman pembaca yang memiliki sifat yang sama dengan saya? Sifat seperti ini saya sadari sangat merugikan ketika berada di lingkungan sosial maupun kerja. Yang baru - baru ini saya alami adalah dalam lingkungan kerja. 

Saat ini, saya sedang dalam kondisi yang tertekan. Kondisi tertekan dimana terlalu banyak beban pikiran yang sedang bekerja di kepala saya. Hal ini membuat saya banyak menelantarkan tugas, khususnya sebagai seorang mahasiswa. Ditambah lagi, bukan hanya tugas pribadi saja tetapi juga tugas berkelompok. Jika sudah mendengar kata 'berkelompok' maka tentunya akan berhubungan dengan orang lain. Dengan latar belakang sifat saya seperti di atas tentunya orang lain akan merasa dirugikan oleh saya, bukan? Tentu saja. Tidak ada orang yang mau bekerja sama dengan orang yang bahkan tidak punya passion pada saat itu juga.

Rekan-rekan kita tidak akan tahu apa yang sedang kita alami, jika kita tidak membagikannya. Rekan-rekan kita tidak akan mengerti tentang keadaan kita, jika kita tidak mengatakannya. Rekan-rekan kita tidak akan mau tahu apa yang menjadi alasan kita sehingga pekerjaan kita terbengkalai, jika kita tidak pernah mengungkapkannya sekalipun. Intinya, ketika kita sedang dalam sebuah pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kelompok maka setiap orang punya tanggung jawab yang sama. Tidak ada yang mendapat 'lebih dari' dan tidak ada yang mendapat 'kurang dari' entah dalam keadaan apapun kamu. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memegang tanggung jawab yang diamanahkan kepada kita dengan baik.

Apa yang kita pelajari dari kondisi yang saya ceritakan di 2 paragraf di atas? Perasaan dan pikiran adalah penting, tetapi ketika kita dikuasai oleh perasaan maka kita tidak akan berkembang. Demikian juga sebaliknya ketika kita hanya dikuasai pikiran. Oleh karena itu, mari kita sama - sama belajar untuk mensinergikan pikiran dan perasaan kita agar nantinya kita terpercaya untuk mengemban tugas yang lebih tinggi lagi, lebih tinggi lagi dan lebih tinggi lagi. Dimulai dari lingkungan kerja mahasiswa, organisasi hingga nantinya kita berada di lingkungan kerja profesional yang sebenarnnya. Untuk teman-teman yang masih seperjuangan dengan saya sebagai seorang mahasiswa, mari kita sama-sama membentuk diri menjadi pribadi yang lebih bijak dan cakap dalam pengendalian diri. :) Saya sendiri akan terus berusaha hingga saya bisa mengendalikan diri saya lebih baik lagi.

Sekian.
Semoga berguna.
Gb ^_^b

1 comment(s):

  1. inspire me :)
    saya juga sedang berusaha mengendalikan diri sendiri di lingkungan kerja.
    visit my blog : hpermata.wordpress.com

    ReplyDelete