May 13, 2010

:sorry:
Pengertian dasar dan sejarah tentang Postmodernisme ini dapat dilihat di SINI.

Berbicara mengenai Postmodernisme pasti tidak lepas dari modernisme. Sebenarnya Postmodernisme adalah sebuah istilah yang dipakai untuk menyatakan sebuah paham dan pemahaman baru setelah adanya masa modern. Pada masa modern, paham yang muncul adalah paham modernisme. Para filsafat puluhan tahun lalu menemukan sebuah pemikiran baru dan menggunakan istilah postmoderinsme sampai sekarang.

Seorang penulis buku , Dr. Masiry mengungkapkan sejak masa modern ada pandangan yang meyakini bahwa materi adalah zat asli dan penggerak inti alam. Pandangan ini tidak ada kaitannya dengan “cinta harta (materi)”. Pola materialis ini mengalami dua fase: Fase rasionalitas materi (modernisme) dan Fase non rasial materi (post modernisme).

Apa itu modernisme?
Paham modernisme ditandai dengan adanya suatu kebenaran mutlak dimana ada suatu bukti yang membuat hal itu menjadi sebuah kebenaran. Kebenaran ini dianggap mutlak dan harus diterima oleh semua orang. Dalam modernisme mulai tercium adanya keraguan akan adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Manusia dianggap sebagai pemegang kontrol.

Sedangkan apa itu Postmodernisme?
Pemikiran postmodernisme diusung oleh Jacques Derrida (1930 M) seorang filosof perancis yahudi. Dia menganut aliran filsafat non rasial kontemporer. Paham ini menganggap paham yang diajukan dalam modernisme sangat mengekang kebebasan individual dimana individu harus selalu berdasar pada kebenaran mutlak tadi. Dalam Postmodernisme tidak ada yang mutlak. Jadi, postmodernisme bisa juga dikatakan sangat anti modernisme.
Paham yang benar - benar menjadi dasar dari postmodernisme ini adalah relativisme dan dekonstruksivisme. Relativisme berarti semuanya bersifat relatif, tidak ada yang benar - benar mutlak. Dekonstruksivisme singkatnya berarti menghancurkan dan membangun kembali dengan yang baru.

Sehingga, postmodernisme mengusung hal seperti ini :
"Jika kamu berpendapat dan meyakini bahwa ini seharusnya begini maka mungkin itu benar pemikiranmu tetapi aku tidak berpendapat sama denganmu . Jadi jangan paksa aku menerima pendapat dan pemikiranmu" :galit:
Postmoderinsme ditandai dengan ilustrasi kalimat di atas. Setiap orang menjadi memiliki kebebasan individu yang tak terbatas. Hal ini mengakibatkan tidak ada orang yang benar - benar "benar". Semuanya berhak berpendapat mana yang benar.


Bagi saya pribadi, postmodernisme adalah pemicu adanya banyak atheisme , skeptis dan karakteristik yang mengindividu lainnya. Postmodernisme menghilangkan adanya sosok Tuhan sebagai kebenaran mutlak. Hal ini sudah sangat 'gila' menurut saya. Semuanya akan dianggap biasa dan halal karena tidak ada kebenaran mutlak yang dipercaya. Apa yang dianggap orang benar, maka tetap dijalani karena adanya postmodernisme. Isu - isu paham seperti inilah yang mulai semakin banyak bermunculan di tengah - tengah masyarakat sekarang.

Siapakah manusia yang bisa menjadi penentu alam ini? Tuhan memang menitipkan alam ini kepada manusia tetapi bukan berarti alam ini milik kita pribadi. Mari jadikan alam ini sebagai tempat memuliakan namaNya seperti yang IA kehendaki. Postmoderinsme hanya membawa kita kepada keadaan dimana kita mengecewakan Tuhan. Jika postmodernisme menyatakan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak, maka aku katakan Tuhan adalah Kebenaran yang mutlak. Dan tentu saja pernyataan ini akan ditanggapi lagi oleh orang postmo hahahahaha.... ^_^v

Dimanakah anda berada?
Pro atau kontra akan postmodernisme?

:astig:

thanks to:
http://luluvikar.wordpress.com/2005/12/27/modernisme-dan-post-modernisme/
http://en.wikipedia.org/wiki/Postmodernism
http://www.sttcipanas.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=14&Itemid=2
http://www.glorianet.org/index.php/augus/111-modernisme
http://aryaverdiramadhani.blogspot.com/2007/06/vj-7vi2007-postmodernisme-hard-to.html
semuanya diakses : 13 Mei 2010

0 comment(s):

Post a Comment